lingkungan yang bersih, indah , rindang dan nyaman akan membuat suana belajar mengajar menjadi lebih menyenangkan. dengan adanya suasana seperti ini siswa akan lebih termotivasi untuk belajar, untuk menciptakan suasana seperti yang diharapkan tidaklah mudah perlu adanya kesadaran dari setiap warga sekolah baik tenaga pendidik dan kependidikan serta siswa untuk menjaga lingkungan sekolah selalu tetap bersih. SMPN.2 TEBING BINAAN KARIMUN dengan luas sekolah 60.000m2 dan jumlah siswa 191, setiap hari menghasilkan sampah anorganik berupa plastik minuman dan bungkus makanan ringan sekitar 400 plastik setiap hari dan sampah organik berupa dedaunan lebih kurang 10 kg perhari. sampah sampah ini apabila dibiarkan akan membuat lingkungan menjadi tidak nyaman, walaupun tempat sampah sudah disediakan di setiap ruang/kelas terkadang masih ada saja siswa yang kurang bertanggung jawab membuang sampah anorganik tidak pada tempatnya sedangkan sampah organik berupa dedaunan yang tidak dapat di bersihkan seluruhnya setiap hari. untuk mengatasi permasalahan ini perlu dicari satu cara pemecahannya yaitu dengan memberikan reward bagi kelas dan lingkungan yang terbersih.
Tujuan
Tujuan Clean Reward ini adalah untuk meningkatkan motivasi siswa berserta wali kelasnya masing masing untuk menjaga kebersihan dan keindahan kelas dan lingkungannya sehingga gairah belajar siswa meningkat.
Sasaran
sasaran kegiatan Clean Reward ini adalah Siswa.
Pelaksanaan
kegiatan ini dinilai setiap hari, pagi hari dan siang hari sebelum siswa pulang.
untuk sampah organik berupa dedaunan sekolah menyediakan kantong plastik tempat mengumpulkan dedaunan pada hari sabtu baru ditimbang dan diberikan hadiah berupa uang pembinaan untuk menambah kas kelas, sedangkan kelas terbersih di umumkan pemenangnya setiap minggu hasil kalkulasi penilaian harian.
Tindak Lanjut
sampah sampah organik yang telah terkumpul selanjutnya akan diolah menjadi pupuk kompos, cara pengolahan ini akan melibatkan siswa yang dibimbing oleh guru biologi sehingga siswa mempunyai keterampilan membuat pupuk kompos yang merupakan life skill bagi siswa, selanjutnya pupuk yang telah jadi akan dipergunakan untuk penghijauan sekolah. sampah anorganik berupa plastik dikumpulkan dan sekolah bekerja sama dengan pihak dinas kebersihan untuk mengangkutnya.
ide ini disampaikan oleh R. Marliza, S.Pd pembina OSIS SMPN.2 TEBING BINAAN.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar